This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 13 Desember 2012

Program Bahasa Rakitan dengan DEBUG.COM

DEBUG adalah alat bantu dalam perancangan peralatan berbasis mikro-prosesor, karena daoat mencapai tingkat perangkat keras yang paling dalam dari suatu komputer, misal menulis informasi ke dalam boot sector, direktori, FAT, menjalankan interupsi BIOS atau DOS.

Hal-hal penting dalam Debug :
· Hanya mengenal dan selalu bekerja dengan bilangan-bilangan heksadesimal
· Bekerja dengan penunjukan ke alamat-alamat memori memakai format segment : offset.
· Kemampuan mengakses daerah "very low level access" (software / hardware).
Setiap jenis komputer (mainframe, minicomputer, microcomputer) memiliki
sarana debugging berbeda.

Langkah mengaktifkan DEBUG.EXE / DEBUG.COM :
a> Debug (enter)
-


Perintah DEBUG
1. R (Register)
Untuk menampilkan informasi komposisi register-register di dalam
mikroprosesor, alamat memori, serta isi dari alamat memori tersebut
yang mungkin berupa instruksi yang akan dilaksanakan oleh komputer,
atau data.
Contoh :
A:\>DEBUG (enter)
r (enter)
AX=0000 BX=0000 CX=0000 DX=0000 SP=FFEE BP=0000 SI=0000 DI=0000
DS=29E7 ES=29E7 SS=29E7 CS=29E7 IP=0100 NV UP EI PL NZ NA PO NC
29E7:0100 0114 ADD[SI],DX DS:0000=20CD

AX, BX, CX, DX, SP, BP, SI, DI, DS, ES, SS, CS, dan IP adalah register
internal mikroprosesor yang dipakai dalam CPU.
NV, UP, EI, PL, NZ, NA, PO, dan NC adalah output dari sebuah register
yang disebut register status atau register flag.
Angka 29E7:0100 adalah alamat lokasi memori dengan format segment:offset.
Kedua nilai tersebut merupakan kombinas antara register CS (Code Segment)
dengan IP (Instruction Pointer).
0114 adalah isi alamat memori bersangkutan, byte ke-1 berisi nilai '01',
dan byte ke-2 berisi nilai '14'. Karena setiap alamat memori berisi satu
byte, tentunya nilai 01 itulah yang berdiam pada alamat offset 0100,
sedangkan nilai 14 ada di alamat 0101 ADD[SI],DX adalah terjemahan
intruksi dari alamat memori bersangkutan.

Untuk mengubah nilai-nilai register internal dapat menggunakan perintah :
· RAX = mengubah nilai register AX
· RBX = mengubah nilai register BX
· RCX = mengubah nilai register CX
· RDX = mengubah nilai register DX
· RSP = mengubah nilai register SP
· RBP = mengubah nilai register BP
· RSI = mengubah nilai register SI
· RDI = mengubah nilai register DI
· RDS = mengubah nilai register DS
· RES = mengubah nilai register ES
· RSS = mengubah nilai register SS
· RCS = mengubah nilai register CS
· RIP = mengubah nilai register IP

Sebagai contoh untuk mengubah nilai register AX dari nilai '0000' ke nilai '1111' :
A:\>Debug (enter)
-RAX (enter)
AX 0000
: 1111 (diisi setelah ':' dan enter)

Contoh diatas juga berlaku untuk register internal lainnya dan untuk diperhatikan bahwa angka-angka yang dimasukkan kedalam register harus nilai heksadesimal.

2. D (Dump)
Berfungsi untuk melihat isi blok memori.
Contoh :
A:\>Debug (enter)
-d 0100 (enter)

Hasil yang diperoleh : (import dari sidekick ke text !)

Dari tampilan tersebut, terbagi menjadi 3 bagian, yaitu :
· Bagian kiri : menampilkan alamat-alamat memori dengan format segment:offset
· Bagian tengah : menampilkan angka-angka dalam heksadesimal sebagai isi dari alamat-alamat memori
· Bagian kanan : menampilkan kode-kode karakter ASCII sebagai terjemahan dari angka heksadesimal tersebut
Debug hanya akan memperlihatkan 96 jenis karakter ASCII tercetak (printable character), mulai dari nilai desimal 33 - 127. Di luar nilai itu, karakter yang ditampilkan hanyalah berupa tanda titik (dot atau period).

Beberapa parameter yang dapat digunakan :
· L (length / panjang)
Memiliki arti menampilkan data sepanjang 2 byte, bila parameter 'L' tidak diberikan, maka otomatis akan ditampilkan 128 byte data.
-D 0100 L 2 (enter)
· Alamat awal - alamat akhir
-D 0100 01FF (enter)
· Alamat segment:offset
-D FFFF:0000 (enter)
· Alamat segment:offset sampai segment:offset
-D F000:E000 F000:E000 (enter)

3. U (Unassemble)
Berfungsi untuk menampilkan listring dari suatu program bahasa mesin.
Contoh :
A:\>Debug (enter)
-U FFFF:0000 (enter)

Hasil : import dari sidekick ke text !

Beberapa bentuk perintah 'U' :
· U F000:E05B (enter)

4. E (enter)
Berfungsi untuk mengisi atau mengubah data dalam memori.
Contoh :
A:\>Debug (enter)
-E 0100 (enter)

Hasil :
-E 0100
29E7:0100 01.

Setelah angka 01, dapat dimasukkan nilai untuk mengganti angkat tersebut langsung di belakangnya yang diakhir dengan menekan ENTER atau menekan SPACE BAR untuk berpindah ke alamat berikutnya atau menekan tanda '-' (Hyphen) untuk mundur ke lokasi sebelumnya.

5. F (Fill)
Berfungsi untuk mengisi lokasi memori. Perbedaan dengan perintah 'E (Enter)', yang menawarkan modifikasi memori secara satu alamt demi satu alamat, sedang 'F (Fill" untuk mengubah isi alamat memori dalam jumlah besar, sesuai dengan rentang (range) yang dikehendaki.
Contoh :
A:\>Debug (enter)
-F 0100 017F 58 (enter)
Berarti isilah mulai alamat offset 0100 sampai offset 017F dengan nilai heksa 58 (karakter ASCII 'x').
atau
- F F 0100 017F 'x' (enter)


Beberapa bentuk perintah 'F' :
· F 0100 L 1 41 (enter)
Arti : mulai offset 0100 sebanyak 1 byte diisi dengan nilai heksa 41 (karakter ASCII 'A').

6. C (Compare)
Berfungsi untuk membandingkan isi sebuah blok memori dengan isi blok memori lainnya.
Format perintah : C alamat1 panjang alamat2
Contoh :
A:\>Debug (enter)
-C 0100 L 10 0200 (enter)
Berarti mulai offset 0100 sebanyak 16 byte (10 heksa) bandingkan dengan offset 0200. Hasil yang dimunculkan hanyalah nilai-nilai yang berbeda setiap alamat.
Apabila dilayar tidak memberikan reaksi apapun selain kembali ke prompt '-' atau hyphen, berarti kedua blok memori persis sama.

7. S (Search)
Berfungsi untuk mencari data baik yang berupa karakter maupun untaian karakter (string) di dalam suatu blok memori tertentu.
Apabila dalam pencarian, data yang dicari diketemukan, maka akan ditampilkan semua alamat dari data tersebut lengkap dengan nilai segment dan offsetnya, sebaliknya bila tidak diketemukan akan kembali ke prompt '-'.

Format perintah : S alamat awal panjang alamat akhir

Contoh :
A:\>Debug (enter)
-S F000:E000 L FF "IBM" (enter)
Berarti mulai alamat F000:E000 sebanyak FFh byte cari string "IBM".
-S F000:E000 L FF "A" (enter)
Berarti mulai alamat F000:E000 sebanyak FFh byte cari string "A"..

8. M (Move)
Berfungsi untuk memindahkan atau menyalin data yang ada di suatu lokasi memori ke alamat memori lainnya.
Format perintah : M alamat asal panjang alamat tujuan

Contoh :
A:\>Debug (enter)
-M 0100 L 7F 0200 (enter)
Berarti mulai alamat offset 0100 sebanyak 7Fh byte isi memorinya pindahkan atau kopikan ke offset 0200.

Dari pembahasan perintah-perintah DEBUG dapat disimpulkan bahwa DEBUG dibuat
dengan tujuan untuk dapat mengeksplorasi program-program yang sudah
dibuat berikut segala dampaknya terhadap sistem dan aplikasi,
sedangkan ASSEMBLY diadakan dengan untuk mempermudah seorang programmer
dalam menyusun instruksi-instruksi pada sebuah program yang sedang dibuat.


INSTRUKSI-INSTRUKSI MIKROPROSESOR
Untuk dapat mempergunakan serta memanfaatkan sebuah mikroprosesor,
kita harus mengenal terlebih dahulu instruksi-instruksi yang bisa
dijalankan oleh mikroprosesor yang bersangkutan. Karena pada hakekatnya,
seluruh kemampuan yang ada pada mikroprosesor terletak pada kecanggihan
perintah-perintah yang terdapat didalamnya.
Tanpa adanya instruksi-instruksi yang membentuk sebuah program,
mikroprosesor tidak lebih hanya merupakan serpihan tanpa guna.
Setiap mikroprosesor mempunyai perbendaharaan instruksi sendiri-sendiri,
yang disebut dengan 'Set Instruksi' atau 'Instruction Set'.

Operasi, Operator dan Operand
Pada dasarnya mikroprosesor mampu melakukan beberapa jenis operasi,
antara lain operasi perhitungan (arithmetic), operasi logika
(logical operation), operasi transfer data (data transfer operation),
manipulasi string serta kendali prosesor.
Masing-masing jenis instruksi tersebut adalah sebagai berikut :
a. Perhitungan
ADD (penjumlahan), SUB (pengurangan), MUL (perkalian), DIV (pembagian)
b. Logika
AND (logika DAN), OR (logika OR), XOR (logika Exclusive OR)
c. Transfer Data
MOV (pindahkan/salin), IN (Input), OUT (Output), dan sebagainya.
d. Transfer Kendali
JMP (loncat), CALL (panggil), RET (kembali), INT (interupsi), dsb
e. Manipulasi String
MOVS (pindahkan/salin string), CMPS (bandingkan string), LODS (muatkan byte/word ke register AX), dan sebagainya.
f. Kendali Prosesor
CLC (hilangkan bawaan/carry), CLI (hilangkan interupsi), dan sebagainya.

Pada instruksi-instruksi komputeri, operator diterapkan sebagai
Operation-Code (Op-Code), sedangkan bilangan disebut Operand (adalah
obyek dari suatu operasi).

Operasi Transfer Data
1. Pemindahan data dari data register ke register
Format : MOV register, register
Contoh :
-a 0100 (enter)
xxxx : 0100 mov AX,DX (enter)
xxxx : 0102 (enter)

2. Pemindahan data dari memori ke register
Format : MOV register, memori
Contoh :
-a 0100 (enter)
xxxx : 0100 mov BX,[0200] (enter)
xxxx : 0104 (enter)

3. Memindahkan data langsung ke dalam register
Format : MOV register, bilangan
Contoh :
-a 0100 (enter)
xxxx : 0100 mov AX,1111 (enter)
xxxx : 0103 mov BX,2222 (enter)
xxxx : 0106 mov CX,3333 (enter)
xxxx : 0109 mov DX,4444 (enter)
xxxx : 010C (enter)

-a 0100
xxxx : 0100 mov AH,FFFF (enter)
xxxx : 010C (enter)
Apa yang terjadi ? Beri alasan !

4. Memindahkan data dari register ke memori
Format : MOV memori, register
Contoh :
-a 0100
xxxx : 0100 mov [0200],AX (enter)
xxxx : 0103 (enter)

5. Pertukaran data antar register
Format : XCHG register, register
Contoh :
-a 0100
xxxx : 0100 xchg AX,BX (enter)
xxxx : 0102 (enter)

Operasi Aritmatik
1. Menjumlahkan dua bilangan dengan perintah ADD
            Format : ADD register,register
2. Mengurangkan dua bilangan dengan perintah SUB
          Format : SUB register,register
3. Perkalian dua bilangan dengan perintah MUL
         Format : MUL register
4. Membagi dua bilangan dengan perintah DIV
        Format : DIV register

Operasi Logika
1. Instruksi logika AND
        Format : AND register,register
2. Instruksi logika OR
       Format : OR register,register
3. Instruksi logika XOR
      Format : XOR register,register

Jumat, 23 November 2012

Sejarah Perkembangan Sistem Operasi

Sistem operasi adalah inti dari pemrograman computer terutama yang berkaitan dengan arsitektur computer. Sistem operasi pada dasarnya adalah sebuah aplikasi program yang berfungsi sebagai interface untuk mengkoordinasikan sumber daya yang berbeda dari komputer. Weizer (1981) telah mencatat, sistem operasi telah berevolusi sejak tahun 1940-an melalui sejumlah generasi yang berbeda, yang secara kasar sesuai dengan decade.
Sejarah Awal; tahun 1940-an dan 1950-an :
Pada tahun1940-an awal sistem elektronik digital tidak memiliki sistem operasi. Computer pada waktu itu begitu primitive dibandingkan dengan hari ini dimana bahwa program-program dimasukan ke dalam computer 1 bit dalam satu waktu pada baris mechanical switches. Akhirnya, bahasa mesin ( terdiri dari string dari digit biner 0 dan 1) diperkenalkan dapat mempercepat proses pemrograman (Stern, 1981). Ssitem dari tahun 1950-an pada umumnya run hanya satu pekerjaan pada satu waktu. Pada era ini dikenal Input Output Control System (IOCS). Hal ini dapat menyederhanakan dan mempercepat proses pengkodean.
Tahun 1960-an ; Era timesharing dan multiprogramming :
Generasi berikutnya computer diperkenalkan pada awal 1950-an. Versi awal sistem operasi yang digunakan oleh General Motors Research laboratories. IBM 701 adalah sistem operasi pertama yang dilengkapi arsitektur computer. Itu adalah tanda besar dalam sejarah sistem operasi. Jenis sistem computer dikenal sebagai sistem batch processing. Sistem batch processing juga terus mendominasi computer decade berikutnya. Namun operasi perifer simultan on line (Spooling) telah ditambahkan sebagai teknik yang digunakan pada tahun 1960-an. Teknik baru ini berusaha untuk membuat operasi pemrograman lebih cepat dari sebelumnya.
Tahun 1970 :
Pengembangan sistem operasi UNIX dimulai. Ia kemudian dirilis sebagai kode sumber C untuk membantu portabilitas, dan kemudian versi yang diperoleh untuk komputer yang berbeda, termasuk IBM PC. Dan klon-nya (seperti Linux) masih banyak digunakan pada server jaringan dan Internet. Awalnya dikembangkan oleh Ken Thomson dan Dennis Ritchie.
Tahun 1975 : Unix dipasarkan.

Tahun 1980 – Oktober :
Pengembangan MS-DOS/PC-DOS dimulai. Microsoft (dikenal terutama untuk bahasa pemrograman mereka) yang ditugaskan untuk menulis Sistem Operasi untuk PC, Digital Research gagal mendapatkan kontrak (ada banyak legenda untuk alasan yang nyata untuk ini). DR’s Operating System, CP/M-86 kemudian dikirim tapi sebenarnya lebih mudah untuk adaptor tua CP / M program untuk DOS daripada CP/M-86, dan CP/M-86 biaya $ 495.Sebagai Microsoft tidak memiliki sistem operasi untuk menjual mereka membeli 86 Seattle Computer Produk-DOS yang telah ditulis oleh Tim Paterson awal tahun yang (86-DOS juga dikenal sebagai Q-DOS, Quick & Dirty Operating System, itu adalah lebih-atau-kurang 16bit versi CP / M). Hak benar-benar dibeli pada bulan Juli 1981. Hal ini dianggap bahwa IBM ditemukan lebih dari 300 bug dalam kode ketika mereka menundukkan sistem operasi untuk menguji mereka, dan menulis ulang banyak kode. Tim Paterson DOS 1.0 adalah 4000 baris assembler.
1981 – 12 Agustus :
Microsoft (dikenal terutama untuk bahasa pemrograman mereka) telah ditugaskan oleh IBM untuk menulis sistem operasi, mereka membeli program yang disebut 86-DOS dari Tim Paterson yang longgar didasarkan pada CP / M 80. Program akhir dari Microsoft dipasarkan oleh IBM sebagai PC-DOS dan oleh Microsoft sebagai MS-DOS, kolaborasi pada versi berikutnya terus sampai versi 5.0 pada tahun 1991. Dibandingkan dengan versi modern dari versi DOS 1 sangat dasar, perbedaan yang paling menonjol adalah kehadiran hanya 1 direktori, direktori root, pada setiap disk. Sub-direktori yang tidak didukung sampai versi 2.0 (Maret, 1983).
MS-DOS (dan PC-DOS) adalah sistem operasi utama untuk semua PC-IBM kompatibel komputer sampai 1995 ketika Windows ’95 mulai mengambil alih pasar, dan Microsoft berbalik kembali pada MS-DOS (meninggalkan MS-DOS 6.22 dari tahun 1993 sebagai versi terakhir yang ditulis – meskipun Shell DOS pada Windows ’95 menyebut dirinya MS-DOS versi 7.0, dan memiliki beberapa fitur yang ditingkatkan seperti mendukung nama file panjang).Menurut Microsoft, pada tahun 1994, MS-DOS berjalan pada beberapa 100 juta komputer di seluruh dunia.
1982 – Maret : MS-DOS 1.25, PC-DOS 1.1
1983 – Maret : MS-DOS 2.0, PC-DOS 2.0 Diperkenalkan dengan IBM XT versi ini termasuk gaya UNIX struktur hirarki sub-direktori, dan mengubah cara di mana program dapat memuat dan mengakses file pada disk.
1983 – Mei : MS-DOS 2.01
1983 – Oktober : PC-DOS 2.1 (untuk PC Jr). Seperti Jr PC ini tidak sukses besar dan cepat menghilang dari pasar. MS-DOS 2.11
1984 – Agustus : MS-DOS 3.0, PC-DOS 3.0  Dirilis untuk AT IBM, itu didukung hard disk yang lebih besar serta High Density (1,2 MB) 5¼” floppy disk.
1985 – Maret : MS-DOS 3.1, PC-DOS 3.1 . Ini adalah versi pertama DOS untuk memberikan dukungan jaringan, dan menyediakan beberapa fungsi baru untuk menangani jaringan.
1985 – Oktober : Versi 2,25 termasuk dukungan untuk set karakter asing, dan dipasarkan di Timur Jauh.
1985 – November :
Microsoft Windows Diluncurkan. Tidak benar-benar banyak digunakan sampai versi 3, yang dirilis pada tahun 1990, Windows diperlukan DOS untuk menjalankan dan begitu juga bukan sistem operasi lengkap (sampai Windows ’95, dirilis pada 21 Agustus 1995). Ini hanya memberikan GUI mirip dengan Macintosh., Pada kenyataannya begitu mirip bahwa Apple mencoba untuk menuntut Microsoft untuk menyalin ‘tampilan dan nuansa’ sistem operasi mereka. Kasus pengadilan ini tidak dijatuhkan sampai Agustus 1997.
1985 – Desember :
MS-DOS 3.2, PC-DOS 3.2. Versi ini adalah yang pertama untuk mendukung 3 ½ “disk, meskipun hanya yang 720KB. Versi 3.2 tetap versi standar sampai tahun 1987 ketika versi 3.3 dirilis dengan IBM PS / 2.
1990 – Mei 22 :
Pengenalan Windows 3.0 oleh Bill Gates & Microsoft. Memang benar multitasking (atau berpura-pura berada di komputer kurang dari satu 80386, dengan beroperasi dalam mode ‘Real’) sistem. Ini mempertahankan kompatibilitas dengan MS-DOS, pada 80386 bahkan memungkinkan program tersebut untuk multitask – yang mereka tidak dirancang untuk dilakukan. Hal ini menciptakan sebuah ancaman nyata ke Macintosh dan meskipun produk sejenis, IBM OS / 2, itu sangat sukses. Berbagai perbaikan dibuat, versi 3.1, 3.11 – namun langkah besar berikutnya tidak datang sampai Windows ’95 pada tahun 1995 yang didasarkan jauh lebih berat pada fitur dari 80386 dan memberikan dukungan untuk aplikasi 32 bit.1987
Microsoft Windows 2 dirilis. Itu lebih populer daripada versi asli tapi itu tidak ada pikiran khusus Anda, Windows 3 (lihat 1990) adalah versi yang benar-benar berguna pertama.
1987 – April :
MS-DOS 3.3, PC-DOS 3.3 . Dirilis dengan IBM PS / 2 versi ini termasuk dukungan untuk High Density (1,44 MB) 3 ½ “disk. Hal ini juga didukung partisi hard disk, hard disk membelah menjadi 2 atau lebih drive logis.
1987 – April :
OS / 2 Diluncurkan oleh Microsoft dan IBM. Sebuah perangkat tambahan kemudian, OS / 2 Warp banyak memberikan perangkat tambahan 32-bit membual oleh Windows ’95 – tetapi beberapa tahun sebelumnya, namun produk gagal mendominasi pasar dengan cara Windows ’95 lakukan 8 tahun kemudian.
1987 – Oktober / November :
Compaq DOS (CPQ-DOS) dirilis v3.31 untuk mengatasi dengan partisi disk> 32MB. Digunakan oleh beberapa OEM lainnya, namun tidak didistribusikan oleh Microsoft.
1988 – Juli / Agustus :
PC-DOS 4.0, MS-DOS 4.0
Versi 3.4 – 4.x yang membingungkan karena kurangnya korelasi antara IBM & Microsoft dan juga USA & Eropa. Beberapa versi ‘Internal Gunakan hanya’ juga diproduksi.
Versi ini mencerminkan peningkatan kemampuan perangkat keras, itu didukung hard drive lebih besar dari 32 MB (hingga 2 GB) dan juga EMS memori.
Versi ini tidak benar diuji dan bug dikuasai, menyebabkan sistem crash dan kehilangan data. Rilis asli IBM, tapi Microsoft versi 4.0 (bulan Oktober) ada versi yang lebih baik dan 4.01 dirilis (bulan November) untuk memperbaiki hal ini, maka versi 4.01a (pada bulan April 1989) sebagai perbaikan lebih lanjut. Namun banyak orang tidak bisa percaya ini dan kembali ke versi 3.3 sementara mereka menunggu untuk menulis ulang lengkap (versi 5 – 3 tahun kemudian). Beta versi 4.0 Microsoft tampaknya dikirim sedini ’86 & ’87.
1988 – November :
MS-DOS 4.01, PC-DOS 4.01 . Ini banyak pengguna bug terlihat pada versi 4.0, tapi banyak dikoreksi hanya beralih kembali ke versi 3.3 dan menunggu versi benar ditulis ulang dan sepenuhnya diuji – yang tidak datang sampai versi 5 pada bulan Juni 1991. Dukungan untuk partisi disk> 32Mb.
1990 – Mei 22 :
Pengenalan Windows 3.0 oleh Bill Gates & Microsoft. Memang benar multitasking (atau berpura-pura berada di komputer kurang dari satu 80386, dengan beroperasi dalam mode ‘Real’) sistem. Ini mempertahankan kompatibilitas dengan MS-DOS, pada 80386 bahkan memungkinkan program tersebut untuk multitask – yang mereka tidak dirancang untuk dilakukan. Hal ini menciptakan sebuah ancaman nyata ke Macintosh dan meskipun produk sejenis, IBM OS / 2, itu sangat sukses. Berbagai perbaikan dibuat, versi 3.1, 3.11 – namun langkah besar berikutnya tidak datang sampai Windows ’95 pada tahun 1995 yang didasarkan jauh lebih berat pada fitur dari 80386 dan memberikan dukungan untuk aplikasi 32 bit.
1991 – Juni :
MS-DOS 5.0, PC-DOS 5.0 . Dalam rangka mempromosikan OS / 2 Bill Gates mengambil setiap kesempatan setelah rilis untuk mengatakan ‘DOS sudah mati’, namun pengembangan DOS 5.0 mengarah pada menjatuhkan permanen OS / 2 pembangunan.
Versi, setelah berantakan versi 4, adalah benar diuji melalui distribusi dari versi Beta ke lebih dari 7.500 pengguna. Versi ini mencakup kemampuan untuk meload device driver dan program TSR di atas batas 640KB (ke UMBs dan HMA), membebaskan RAM lebih untuk program. Versi ini menandai berakhirnya kolaborasi antara Microsoft dan IBM pada DOS.
1991 – Agustus :
1992 – April
Pengenalan Windows 3.1
Linux lahir dengan posting berikut ke Newsgroup Usenet comp.os.minix:
 Halo semua orang di luar sana menggunakan minix- Aku melakukan sebuah sistem (gratis) operasi (hanya hobi, tidak akan besar dan profesional gnu sejenisnya) untuk 386 (486) klon DI.
posting ini oleh seorang mahasiswa Finlandia, Linus Torvalds, dan hobi ini tumbuh dari awal yang sederhana menjadi salah satu sistem operasi yang paling banyak digunakan,  UNIX-seperti di dunia saat ini. Sekarang berjalan pada berbagai jenis komputer, termasuk Sun SPARC dan Compaq Alpha, serta banyak ARM, MIPS, PowerPC dan Motorola komputer berbasis 68000.
Pada tahun 1992, proyek GNU ( http://www.gnu.org/ ) mengadopsi kernel Linux untuk digunakan pada sistem GNU sementara mereka menunggu untuk pengembangan (mereka Hurd) kernel sendiri akan selesai. Tujuan Proyek GNU adalah untuk memberikan UNIX lengkap dan bebas seperti sistem operasi, menggabungkan Linux atau platform Hurd dengan suite lengkap dari perangkat lunak bebas untuk berjalan di atasnya. Dalam rangka memungkinkan untuk membawa nama GNU, hak cipta kernel Linux diubah menjadi GNU Public License Agreement ( http://www.gnu.org/copyleft/gpl.html ) pada tanggal 1 Februari 1992.
1992 – April : Pengenalan Windows 3.1
1993 – 27 Juli :
Windows NT 3.1, rilis pertama dari seri Windows NT, dirilis. Namanya dipilih agar sesuai dengan versi terbaru dari versi 16 bit dari Microsoft Windows. NT berisi benar-benar baru ‘kernel’ di bagian inti dari sistem operasi, seperti Windows 3.x ini tidak didasarkan di atas MS-DOS. Hal ini dirancang untuk menjadi platform independen, pengembangan asli ditargetkan pada prosesor Intel i860 tapi porting ke MIPS dan kemudian populer prosesor Intel 80386. ’Win32′ API dikembangkan untuk Windows NT, menyediakan 32 bit API asli yang programmer terbiasa dengan versi 16 bit dari Microsoft Windows akan di rumah dengan.
1993 – Desember :
MS-DOS 6.0. Ini termasuk program Hard-Disk kompresi disebut DoubleSpace, tetapi sebuah perusahaan komputer kecil yang disebut ‘Stac’ mengklaim bahwa DoubleSpace sebagian salinan mereka Kompresi Program, Stacker. Setelah membayar kerusakan Microsoft menarik DoubleSpace dari MS-DOS 6.2, merilis sebuah program baru – DriveSpace – dengan versi MS-DOS 6.22. Dalam operasi dan antarmuka pemrograman DriveSpace tetap hampir identik dengan DoubleSpace. MS-DOS 6.22 masih versi terakhir dari MS-DOS dirilis, karena Microsoft berpaling upaya untuk Windows ’95. Windows ’95 (dan kemudian) shell DOS laporan dirinya sebagai DOS 7 – dan termasuk beberapa perangkat tambahan, misalnya dukungan untuk nama file panjang.
1994 – Maret 14 : Linus Torvalds merilis versi 1.0 dari Linux Kernel.
1994 – September :
PC-DOS 6.3 Pada dasarnya sama dengan versi 5.0 rilis oleh IBM ini termasuk perangkat lunak yang lebih paket, seperti Stacker (program yang menyebabkan malu Microsoft begitu banyak) dan perangkat lunak anti-virus.
1994 – September 21 :
Microsoft merilis Windows NT 3.5. Ini termasuk banyak fitur yang hilang dari rilis 3.1 asli, termasuk dukungan untuk file yang dikompresi dan kompatibilitas Netware.
1995 – Maret : Linus merilis Linux Kernel v1.2.0 (Linux’95).
1995 – 30 Mei :
Fitur utama dari Windows NT 3.51 adalah versi yang mendukung prosesor IBM Power PC. Penundaan dalam rilis prosesor berarti penundaan dalam rilis Windows NT 3.51 (NT 3,51 hanya ada karena prosesor tidak siap pada waktunya untuk NT 3.5). Sebagai tim pengembangan menunggu untuk rilis prosesor mereka tetap bug dalam basis kode yang ada. Hal ini membuat NT 3.51 handal dan karena itu populer dengan pelanggan.
1995 – Agustus 21 [POSS.23] :
Windows ’95 diluncurkan oleh Bill Gates & Microsoft. Tidak seperti versi Windows sebelumnya, Windows ’95 adalah sebuah sistem operasi keseluruhan – tidak bergantung pada MS-DOS (meskipun beberapa sisa-sisa dari sistem operasi lama masih ada). Windows ’95 ditulis khusus untuk 80386 dan komputer yang kompatibel untuk membuat ‘penuh’ penggunaan 32 bit yang pengolahan dan kemampuan multitasking, dan dengan demikian dalam beberapa hal itu jauh lebih mirip dengan Windows NT dari Windows 3.x. Baik Windows 95 dan Windows NT menyediakan API Win32 untuk programmer, dan ketika Windows NT 4 dirilis itu sebuah antarmuka pengguna yang hampir identik dengan Windows 95.Sayangnya, untuk menjaga kompatibilitas, Windows 95 tidak memaksakan perlindungan memori yang sama dan langkah-langkah keamanan yang NT dan begitu menderita dari stabilitas jauh lebih buruk, kehandalan dan keamanan. Meskipun luar biasa mirip dalam fungsi untuk OS / 2 Warp (diproduksi oleh IBM tahun dan beberapa Microsoft sebelumnya, tapi dipasarkan oleh IBM), Windows ’95 telah terbukti sangat populer.
1996 :
Windows ’95 OSR2 (OEM System Release 2) telah dirilis – sebagian untuk memperbaiki bug yang ditemukan di rilis 1 – tetapi hanya kepada pengecer komputer untuk dijual dengan sistem baru. Sebenarnya ada dua rilis dipisahkan dari Windows 95 OSR2 sebelum pengenalan Windows ’98, yang kedua berisi baik dukungan USB dan FAT32 – nilai jual utama dari Windows ’98. FAT32 adalah sistem pengarsipan baru yang menyediakan dukungan untuk paritions disk lebih besar dari 2.1GB dan lebih baik dalam mengatasi disk besar (terutama dalam hal ruang terbuang).
1996 – 9 Juni :
Linux 2.0 dirilis. 2.0 adalah perbaikan yang signifikan dibandingkan versi sebelumnya: itu adalah yang pertama untuk mendukung beberapa arsitektur (awalnya dikembangkan untuk prosesor Intel 386, sekarang mendukung Digital Alpha dan akan segera mendukung Sun SPARC banyak lainnya). Ini juga merupakan kernel stabil pertama yang mendukung SMP, modul kernel, dan banyak lagi.
1996 – 31 Juli : Windows NT 4.0 dirilis. Fitur utamanya adalah update dari antarmuka pengguna untuk mencocokkan Windows 95.
1998 – 25 Juni :
Microsoft merilis Windows ’98. Beberapa pengacara AS berusaha untuk memblokir rilis baru sejak O / S interface erat dengan program lain seperti Microsoft Internet Explorer dan secara efektif menutup pasar perangkat lunak tersebut kepada perusahaan lain. Microsoft berjuang kembali dengan surat ke Gedung Putih menunjukkan bahwa 26 dari sekutu industri mengatakan bahwa keterlambatan dalam rilis baru O / S dapat merusak ekonomi AS. Nilai jual utama dari Windows ’98 adalah dukungan untuk USB dan dukungan untuk paritions disk lebih besar dari 2.1GB.
1999 – 25 Januari :
Kernel Linux 2.2.0 Dirilis. Jumlah orang yang menjalankan Linux diperkirakan lebih dari 10 juta, sehingga tidak hanya sebuah sistem operasi penting di dunia Unix, namun salah satu yang semakin penting di dunia PC.
2000 – Februari 17 :
Peluncuran Resmi Windows 2000 – pengganti Microsoft untuk Windows 95/98 dan Windows NT. Diklaim menjadi lebih cepat dan lebih dapat diandalkan daripada versi sebelumnya dari Windows. Hal ini sebenarnya keturunan dari seri NT, sehingga trade-off untuk peningkatan kehandalan adalah bahwa hal itu tidak akan menjalankan beberapa game berbasis DOS tua. Untuk menjaga pasar rumah tangga yang bahagia Microsoft juga merilis Windows ME, anggota terbaru dari seri 95/98.
2001 – 4 Januari : Linux kernel 2.4.0 dirilis.
2001 – Maret 24 :
Apple merilis MacOS X. Pada intinya adalah Darwin ‘, Open Source operaing sistem pada FreeBSD `. Menggunakan MacOS X akhirnya memberikan manfaat stabilty pengguna Mac dari arsitektur memori dilindungi bersama perangkat tambahan lainnya, seperti preemptive multitasking. Basis BSD juga membuat porting aplikasi UNIX ke MacOS lebih mudah dan memberikan pengguna Mac perintah baris fitur lengkap antarmuka GUI bersama mereka.
2001 – 25 Oktober :
Microsoft merilis Windows XP – versi terbaru dari sistem operasi Windows mereka. Berdasarkan seri kernel NT, itu dimaksudkan untuk menyatukan kedua seri NT/2000 dan Windows 95/98/ME seri menjadi satu produk. Tentu, Tentu saja, itu tadinya berharap bahwa ini akan terjadi dengan Windows 2000 tetapi yang gagal. Kegagalan ini sebagian besar karena kompatibilitas dengan beberapa aplikasi yang lebih tua, terutama untuk masalah rumah pengguna dengan game MS-DOS berbasis. Windows XP berutang keberhasilannya sebagian untuk beberapa Berbagai perbaikan dalam kesesuaian, dan sebagian ke waktu lulus – render banyak perangkat lunak yang tidak kompatibel usang pula.
2003 – 24 April :
Windows Server 2003 adalah inkarnasi terakhir dari apa yang mulai hidup sebagai Windows NT. Windows Server 2003 adalah, seperti namanya, ditargetkan pada server bukan workstation dan PC di rumah, mereka adalah alam dari Windows XP. Keamanan dan reliabilitas adalah tujuan utama selama pengembangan dan peluncuran Windows Server 2003, kritis jika Windows adalah untuk menggantikan sistem UNIX yang melayani banyak perusahaan.
2003 – 24 Oktober :
MacOS 10.3 terus meningkatkan MacOS X, dengan update besar untuk ‘Aqua’ (user interface) serta peningkatan kinerja dan fitur baru.
2003 – 17 Desember :
Linux kernel 2.6.0 dirilis. Banyak fitur dari uClinux (dirancang untuk mikrokontroler melekat) telah terintegrasi, bersama dengan dukungan untuk NUMA (digunakan dalam jumlah besar, sistem multi-prosesor). sebuah scheduler ditingkatkan dan perbaikan skalabilitas membantu memastikan Linux akan menjaga reputasi untuk berjalan pada segala sesuatu mulai dari embedded device kecil sampai server perusahaan kelas besar dan bahkan mainframe. Seperti selalu mendukung untuk kelas baru dari perangkat keras secara signifikan telah diperbaiki.

Alasan mengapa sistem oprasi di perkembangkan:
Karna  Versi  yang dulu-dulu memiliki banyak kekurangan dalam beberapa fungsionalitas, sehingga terjadinya perkembangan SISTEM OPERASI dalam  tahun ketahunnya,   untuk memaksimalkan utilitas CPU dan peripheral, serta memaksimalkan kenyamanan dan respon user. Sistem operasi yang dikembangkan adalah Microsoft Windows dan Apple Machintosh. Sistem operasi MSDOSdari  Microsoft yang masih single tasking dikembangkan oleh IBM menjadi OS/2 yang merupakan sistem multitasking.

Berkembangnya sistem komputer dari mainframe menjadi mikrokomputer menunjukkan bahwa sistem operasi mikrokomputer dapat mengadopsi system mainframe.
Contoh perpindahan sistem operasi adalah perkembangan sistem operasi MULTICS. MULTICS dikembangkan tahun 1965 sampai 1970 oleh Massachusetts Institute of Technology (MIT) sebagai utilitas komputasi yang berjalan pada computer mainframe yang besar dan komplek. Kemudian Beel Laboratories mengembangkan MULTICS dengan mendesain UNIX tahun 1970 untuk minikomputer PDP-11. Tahun 1980, dikembangakan sistem operasi UNIX-like untuk sistem mikrokomputer menyusul sistem operasi lain yaitu Microsoft Windows NT, IBM OS/2 dan Machintosh.

Selasa, 13 November 2012

REPLEKSI MINGGU KE 6

Apa yang saya peroleh mingu ini?

Masih seputar linklist, memahami operasi CRUD, yaitu Create, Read, Update, dan Delete.

Apa yang belum saya pahami minggu ini?

Hampir tidak ada :D

Sebaiknya apa yang harus saya lakukan selanjutnya?

Belajar membuat kotak linklist terus menerus...

Kekhawatiwannya apa sih?

Salah menggambar di omelin

Harapan

sama seperti minggu sebelumnya.

REPLEKSI MINGGU KE 5

Apa yang saya peroleh mingu ini?

Semua tentang link-list pokoknya. Mulai dari cara menggambar bagaimana proses menambah data pada link-list, kemudian menghapus dan juga mencari data pada link-list.

Apa yang belum saya pahami minggu ini?

Masih sama dengan minggu sebelumnya..

Sebaiknya apa yang harus saya lakukan selanjutnya?

Lebih fokus dengan pemahaman dosen.

Kekhawatiwannya apa sih?

Tidak sesuai dengan keinginan dosen.

Harapan

Dosen lebih memahami mahasiswanya.

Selasa, 09 Oktober 2012

Perbedaan dan kesamaan array statis dan dinamis



Khususnya pada bagian data (private/protected data member)

Detail implementasi sebagai berikut;




PROGRAM COPASNYA!!!


#include <cstdlib>
#include <iostream>
#define maks 5

using namespace std;
class Array1D{
      friend ostream& operator<<(ostream&, const Array1D&);
      friend istream& operator>>(istream&, Array1D&);
    
      public:
             Array1D();
             void cetak();
             void geser_kiri();
             void geser_kanan();
      private:
              char A[maks];
      };
    
      //konstruktor
      Array1D::Array1D(){
                        for (int i=0; i<maks; i++)
                        A[i] = '0';
                        }
                      
      void Array1D::cetak(){
          for (int i=0; i<maks; i++)
          cout<<A[i]<<" ";
           }
    
      ostream& operator<<(ostream& out, const Array1D& x){
               for (int i=0; i<maks; i++)
               cout<<x.A[i]<<" ";
               cout<<endl;
               return out;
               }    
              
      istream& operator>>(istream& in, Array1D& x){
               int posisi;
               cout<<"Mengisi array pada posisi ke :";
               in>>posisi;
               if(posisi>0&&posisi<=maks){
                                          cout<<"Masukkan elemen array-nya :";
                                          in>>x.A[posisi-1];
                                          }
                                          else
                                          cout<<"Anda memasukkan posisi di luar range...";
                                          return in;
               }
              
               void Array1D::geser_kanan(){
                    int n=maks;
                    int temp = A[n-1];
                    for(int i=n-1; i>=0; i--)
                    A[i+1]=A[i];
                    A[0]=temp;
                    }
              
               void Array1D::geser_kiri(){
                    int n=maks;
                    int temp = A[0];
                    for(int i=0; i<n; i++)
                    A[i]=A[i+1];
                    A[n-1]=temp;
                    }
              
int main(int argc, char *argv[])
{  
    Array1D x;
    cout<<"Array masih kosong :"<<x;
    cin>>x;
    cout<<"Isi Array saat ini: "<<x;
    x.geser_kiri();
    cout<<"Isi Array setelah digeser ke kiri : "<<x;
    x.geser_kanan();
    cout<<"Isi Array setelah digeser ke kanan : "<<x;
  
  
    system("PAUSE");
    return EXIT_SUCCESS;
}

PROGRAM MENENTUKAN KUADRAN KOORDINAT SUATU TITIK (netbeans)

/*
 * To change this template, choose Tools | Templates
 * and open the template in the editor.
 */
package postest2;

/**
 *
 * @author JustVicky
 */
public class Titik {
    private String x;
    private String y;
    
    public Titik(){}
    public Titik(String x, String y){
        this.x = x;
        this.y = y;
        
    }
    
    
    public void setX(String x){
        this.x = x;
    }
    
    public String getX(){
        return x;
    }
    
    public void setY(String y){
        this.y = y;
    }
    
    public String getY(){
        return y;
    }
}

===================================

/*
 * To change this template, choose Tools | Templates
 * and open the template in the editor.
 */
package postes2;

/**
 *
 * @author JustVikcy
 */
import java.util.Scanner;
public class Postes2 {

    public static void main (String [] args){
       
        Scanner input = new Scanner(System.in);
       
        System.out.print("Masukkan Posisi X : ");
        int x = input.nextInt();
       
        System.out.print("Masukkan Posisi y : ");
        int y = input.nextInt();
       
        if(x>0&&y>0)
            System.out.println("Titik x = "+x+" and y = "+y+"K 1");
        else if(x<0&&y>0)
            System.out.println("Titik x = "+x+" and y = "+y+"K 2");
        else if(x<0&&y<0)
            System.out.println("Titik x = "+x+" and y = "+y+"K 3");
        else
            System.out.println("Titik x = "+x+" and y = "+y+"K 4");
           
        double jarak = Math.sqrt((x*x)+(y*y));
          System.out.println("Jarak dari titik = "+jarak);
    }
}

Rabu, 26 September 2012

REPLEKSI KE- 3 (struktur data)

apa yang belum anda pahami untuk hari ini?

pada tadi pagi saya belum bisa membedakan array list dan vektor list semua method hampir sama, confused :S dan untuk array statis dan array dinamis sedikitnya saya bisa saya pahami...AMIN

Dan yang saya peroleh hari ke tiga ini?

yang saya peroleh tentang topik hari ini, hanya berdasarkan search di google dan sharing bersama temam kelompok itu dalam mata kuliah hanya sekedar judul....


kekwatiran anda hari ini?

sebenarnya usaha kelompok kami menjelaskannya sudah semampunya tapi hasil dari diskusi kami tidak berhasil sehingga ada penyesalan dalam diri sendiri...

HARAPAN

untuk minggu depanya semoga dosen dapat memahami perasaan mahasiswa dan mahasiswi agar dapat menjelaskan dengan contoh mulai dari nol bukan hanya teori...

 

Selasa, 18 September 2012

REPLEKSI KE- 2 (struktur data)

apa yang belum anda pahami untuk hari ini?

hari ini saya belum memahami tentang struck dan class dalam satu program atau dalam satu file,
contoh yang susah  di dapat menjadi alasan utama .

Dan yang saya peroleh hari ke dua ini?

setelah saya searching dengan bahasa indonesia mencari contoh struck dan class yg di gabungkan menjadi file hasil searching tidak ada ( nihil) dan setelah saya pahami saya mencoba menggunakan b.inggris untuk mencarinya hanya ada satu contoh yang bisa saya temuankan( http://www.dreamincode.net/forums/topic/214976-simple-program-for-structure-within-class-in-c/ ), dan ini bisa dapat membantu menyelesaikan refleksi minggu kedua...

kekwatiran anda hari ini?

tidak mengerti itu struck dan class dan akan menjadi beban

HARAPAN

dengan contoh yang ada di harapkan bisa saya pahami untuk membuat program struck dan class dalam 1 files....

Selasa, 11 September 2012

refleksi untuk mata kuliah S.DATA

pagiii...!!!, dengan perut yang laper pagi ini, kita ngumpul di lab jaringan UAD, dan di sedang rumbuk" kaya mau arisan :D,  sekarang masing" lagi bagi kelompok TP dan itu very very confused :D!!!!










Selasa, 17 Juli 2012

Contoh Surat Izin PULKAM"

kali ini saya akan posting bikin surat izn pulang kampung.... :D
surat ini untuk TFA ( Tifosi Academy), atau bisa juga buat surat sakit tidak masuk kuliah DLL...

 berikut scricutnya :D


dan file download klik S.vicky
atau link lebih praktis klik ini agan @S.vicky

Minggu, 01 Juli 2012

MACAM DBMS (DATABASE MANAGEMEN SYSTEM)




A.  DBMS (DATABASE MANAGEMENT SYSTEM)
1.   Pengertian DBMS :
1.      Menutut C.J. Date :  DBMS adalah merupakan software yang menghandel seluruh akses pada database untuk melayani kebutuhan user.
2.      Menurut S, Attre   :  DBMS adalah software, hardware, firmware dan procedure-procedure yang memanage database. Firmware adalah software yang telah menjadi modul yang tertanam pada hardware (ROM).
3.      Menurut Gordon C. Everest  :  DBMS adalah manajemen yang efektif untuk mengorganisasi sumber daya data.
Jadi DBMS  :  Semua peralatan komputer (Hardware+Software+Firmware). DBMS dilengkapi dengan bahasa yang berorientasi pada data (High level data langauage) yang sering disebut juga sebagai bahasa generasi ke 4 (fourth generation language).
Fungsi DBMS  :  -  Definisi data dan hubungannya
-  Memanipulasi data
-  Keamanan dan integritas data
-  Security dan integritas data
-  Recovery/perbaikan dan concurency data
-  Data dictionary
-  Unjuk kerja / performance
Peralatan untuk menetapkan/menentukan pendekatan database disebut DBMS
DBMS merupakan software (dan hardware) yang kusus didesain untuk melindungi dan memanage database.
Dengan menggunakan DBMS, maka dapat :
  • Mendefinisikan data dan hubungannya.
  • Mendokumentasikan struktur dan definisi data
  • Menggambarkan, mengorganisasikan dan menyimpan data untuk akses yang selektif/dipilih dan efisien.
  • Hubungan yang sesuai antara user dengan sumber daya data.
  • Perlindungan terhadap sumber daya data akan terjamin, dapat diandalkan, konsisten dan benar.
  • Memisahkan masalah Logical dan physical sehingga merubah implementasi database secara fisik tidak menghendaki user untuk merubah maksud data (Logical).
  • Menentukan pembagian data kepada para user untuk mengakses secara concurent pada sumber daya data.
Contoh DBMS :
1.      Database Hierarchy            : Pengaksesan data harus mengikuti aturan hierarchy yang sudah didefinisikan terlebih dahulu.
Contoh : IMS-2 (Information Management System) oleh IBM, 1968
2.   Data Network : Data membentuk jaringan yang lebih bebas dari model hierarchy.
Contoh  :  IDMS (Integrated Database Management System) oleh Cullinet  Software Inc,  1972
3.  Data Relational : Data dikelompokkan secara bebas menurut jenisnya lewat proses
normalisasi
Contoh  :  -   INGRES oleh UN of CA & Relational Tech., 1973
-   System-R oleh IBM Research, 1975
-   ORACLE oleh Relational Software Inc. , 1979
-   DBASE II oleh Ashton-Tate, 1981
2.       Komponen Utama DBMS
Komponen utama DBMS dapat dibagi menjadi 4 macam :
  • Perangkat Keras
  • Perangkat Lunak
  • Data
  • Pengguna
3.      Keuntungan Dan Kerugian Penggunaan DBMS
Pengunaan DMBS untuk mengelola data mempunyai beberapa keuntungan,
yaitu :
  • Kebebasan data dan akses yang efisien
  • Mereduksi waktu pengembangan aplikasi
  • Integritas dan keamanan data
  • Administrasi keseragaman data
  • Akses bersamaan dan perbaikan dari terjadinya crashes (tabrakan dari proses serentak).
  • Mengurangi data redundancy : Data redundansi dapat direduksi/dikurangi, tetapi tidak dapat dihilangkan sama sekali (untuk kepentingan keyfield)
  • Membutuhkan sedikit memory untuk penyimpanan data
Kerugian pengunaan DBMS antara lain :
  • Memperoleh perangkat lunak yang mahal (teknologi DBMS, Operation, Conversion, Planning, Risk). DBMS mainframe masih sangat mahal. DBMS berbasis mikro biayanya mencapai beberapa ratus dolar, dapat menggambarkan suatu organisasi yang kecil secara berarti
  • Memperoleh konfigurasi perangkat keras yang besar. DBMS sering memerlukan kapasitas penyimpanan primer dan sekunder yang lebih besar daripada yang diperlukan oleh program aplikasi lain. Juga, kemudahan yang dibuat oleh DBMS dalam mengambil informasi mendorong lebih banyak terminal pemakai yang disertakan dalam konfigurasi daripada jika sebaliknya.
  • Mempekerjakan dan mempertahankan staf DBA DBMS memerlukan pengetahuan khusus agar dapat memanfaatkan kemampuan secara penuh. Pengetahuan khusus ini paling baik diberikan oleh pengelola database.
B.  MACAM-MACAM DBMS (DATBASE MANAGEMENT SYSTEM)
Beberapa software atau perangkat lunak DBMS yang sering digunakan dalam aplikasi program antara lain :
1. MySQL
MySQL merupakan sebuah perangkat lunak system manajemen basis data SQL (bahasa inggris : data management system) atau DNMS yang multithread, multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia. MySQL AB membuat MySQL tersedia sebagai perangkat lunak gratis di bawah lisensi GNU General Public Licenci (GPL), tetapi mereka juga menjual dibawah lisensi komersial untuk kasus-kasus dimana penggunaannya tidak cocok dengan penggunaan GPL . Tidak seperti Apache yang merupakan software yang dikembangkan oleh komunitas umum, dan cipta untuk code sumber dimiliki oleh penulisnya masing-masing, MySQL dimiliki dan disponsori oleh sebuah perusahaan komersial Swedia yaitu MySQL AB. MySQL AB memegang penuh hak cipta hampir atas semua kode sumbernya. Kedua orang Swedia dan satu orang Finlandia yang mendirikan MySQL AB adalah : david axmark, allan larsson, dan Michael “monthy widenius.
Kelebihan MySQL antara lain :
1. free (bebas didownload)
2. stabil dan tangguh
3. fleksibel dengan berbagai pemrograman
4. Security yang baik
5. dukungan dari banyak komunitas
6. kemudahan management database
7. mendukung transaksi
8. perkembangan software yang cukup cepat.
2. ORACLE
Sejarah Singkat Oracle
Perusahaan Oracle didirikan pada tahun 1977 oleh tiga orang programmer, Bob Miner, Ed Oates, dan Larry Ellison yang menjabat sebagai CEO (Chief Executive Officer) selama beberapa tahun sampai saat ini. Perusahaan ini berkonsentrasi pada pembuatan database server di mainframe. Kisah sukses Oracle Corp terkait dengan sejarah dan teori database relasional. Teori database relasional diperkenalkan hampir secara simultan oleh Edgar F. Codd (dalam artikelnya yang terkenal Large shared data banks) dan seorang penemu lain yang kurang dikenal, pada tahun 1969. IBM adalah perusahaan pertama yang menerapkan model relasional ini dalam bahasa SQL, dengan produknya DB2. Sayangnya IBM agak ragu akan keampuhan SQL dan model relasional (nantinya akan berpengaruh pada ketertinggalan IBM di pasar database-server sistem operasi Unix dan Windows ).
Larry melihat perkembangan teori model relasional dan implementasi database relasional dalam DB2. Ia yakin bahwa model relational adalah “way of the future” dan memutuskan untuk mengimplementasikan model relasional di produk Oracle. Sebelumnya produk database Oracle memakai model nonrelasional. Oracle menjadi pesaing kuat bagi IBM dalam pasar database server di mainframe, terutama database bermodel relasional.
Sekitar pertengahan tahun 1980an, Larry mendiversifikasi produk Oracle (versi 6.x) keluar mainframe, yakni ke sistem operasi Unix. Selanjutnya tahun 1996 Oracle Corp mendiversifikasi Oracle (versi 7.x) ke sistem operasi Novell Netware, Windows NT, dan Linux (versi 8.x, tahun 1997). Mulai pertengahan tahun 1990an Oracle Corp mulai membuat juga produk-produk nondatabase-server seperti application server (WebDB, OAS), development tools (Oracle Developer, Oracle Designer), dan application suite (Oracle Apps).
Pengertian Oracle
Oracle adalah relational database management system (RDBMS) untuk mengelola informasi secara terbuka, komprehensif dan terintegrasi. Oracle Server menyediakan solusi yang efisien dan efektif karena kemampuannya dalam hal sebagai berikut:
• Dapat bekerja di lingkungan client/server (pemrosesan tersebar)
  • Menangani manajemen space dan basis data yang besar
  • Mendukung akses data secara simultan
  • Performansi pemrosesan transaksi yang tinggi
  • Menjamin ketersediaan yang terkontrol
  • Lingkungan yang terreplikasi
Database merupakan salah satu komponen dalam teknologi informasi yang mutlak diperlukan oleh semua organisasi yang ingin mempunyai suatu sistem informasi yang terpadu untuk menunjang kegiatan organisasi demi mencapai tujuannya. Karena pentingnya peran database dalam sistem informasi, tidaklah mengherankan bahwa terdapat banyak pilihan software Database Management System (DBMS) dari berbagai vendor baik yang gratis maupun yang komersial. Beberapa contoh DBMS yang populer adalah MySQL, MS SQL Server, Oracle, IBM DB/2, dan PostgreSQL.
Oracle merupakan DBMS yang paling rumit dan paling mahal di dunia, namun banyak orang memiliki kesan yang negatif terhadap Oracle. Keluhan-keluhan yang mereka lontarkan mengenai Oracle antara lain adalah terlalu sulit untuk digunakan, terlalu lambat, terlalu mahal, dan bahkan Oracle dijuluki dengan istilah “ora kelar-kelar” yang berarti “tidak selesai-selesai” dalam bahasa Jawa. Jika dibandingkan dengan MySQL yang bersifat gratis, maka Oracle lebih terlihat tidak kompetitif karena berjalan lebih lambat daripada MySQL meskipun harganya sangat mahal.
Namun yang mereka tidak perhitungkan adalah bahwa Oracle merupakan DBMS yang dirancang khusus untuk organisasi berukuran besar, bukan untuk ukuran kecil dan menengah. Kebutuhan organisasi berukuran besar tidaklah sama dengan organisasi yang kecil atau menengah yang tidak akan berkembang menjadi besar. Organisasi yang berukuran besar membutuhkan fleksibilitas dan skalabilitas agar dapat memenuhi tuntutan akan data dan informasi yang bervolume besar dan terus menerus bertambah besar.
Kelebihan Dan Kekurangan Oracle
Fleksibilitas adalah kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan berbagai kebutuhan dan kondisi khusus yang dapat berubah-ubah. Sebagai contoh, organisasi yang besar membutuhkan server yang terdistribusi dan memiliki redundancy sehingga pelayanan bisa diberikan secara cepat dan tidak terganggu jika ada server yang mati. Organisasi tersebut juga mempunyai berbagai macam aplikasi yang dibuat dengan beragam bahasa pemrograman dan berjalan di berbagai platform yang berbeda. Oracle memiliki banyak sekali fitur yang dapat memenuhi tuntutan fleksibilitas dari organisasi besar tersebut. Berbagai fitur tersebut membuat Oracle menjadi DBMS yang rumit dan sulit untuk dipelajari, namun itu adalah harga yang harus dibayar untuk mendapatkan fleksibilitas yang dibutuhkan dalam sistem informasi di organisasi yang berukuran besar.
Skalabilitas mengacu pada kemampuan untuk terus berkembang dengan penambahan sumber daya. Organisasi yang besar harus mampu melakukan transaksi data dalam volume yang besar dan akan terus bertambah besar. Jika dijalankan hanya pada satu server saja, MySQL memang bisa berjalan lebih cepat daripada Oracle. Namun jika satu server sudah tidak bisa lagi menangani beban yang terus bertambah besar, kinerja MySQL mengalami stagnasi karena keterbatasan server tersebut. Namun Oracle mendukung fitur Grid yang dapat mendayagunakan lebih dari satu server serta data storage dengan mudah dan transparan. Hanya dengan menambahkan server atau data storage ke dalam Oracle Grid, maka kinerja dan kapasitas Oracle dapat terus berkembang untuk mengikuti beban kerja yang terus meningkat.
Demikianlah salah satu (atau dua) keunggulan dari Oracle. Tidaklah mengherankan bahwa meskipun Oracle merupakan DBMS yang paling rumit dan paling mahal di dunia, perusahaan-perusahaan besar memilih Oracle dan tidak menggunakan DBMS seperti MySQL yang gratis karena mereka membutuhkan fleksibilitas dan skalabilitas dalam sistem informasi yang mereka gunakan.
3. FIREBIRH
Sejarah Firebird
Firebird adalah salah satu aplikasi RDBMS (Relational Database Management System) yang bersifat open source. Awalnya adalah perusahaan Borland yang sekitar tahun 2000 mengeluarkan versi beta dari aplikasi database-nya InterBase 6.0 dengan sifat open source. Namun entah kenapa tiba-tiba Borland tidak lagi mengeluarkan versi InterBase secara open source, justru kembali ke pola komersial software. Tapi pada saat yang bersamaan programmer-progammer yang tertarik dengan source code InterBase 6.0 tersebut lalu membuat suatu team untuk mengembangkan source code database ini dan kemudian akhirnya diberinama Firebird.
Pengembangan codebase Firebird 2 dimulai pada awal pengembangan Firebird 1, dengan memporting kode Firebird 1 berbasis C ke dalam bahasa C++ dan merupakan pembersihan kode secara besar-besaran. Firebird 1.5 merupakan rilis pertama dari codebase Firebird 2. Pengembangan ini merupakan satu kemajuan signifikan bagi para developer dan seluruh tim dalam project Firebird, namun tentu ini bukan akhir dari tujuan. Dengan dirilisnya Firebird 1.5, pengembangan lebih lanjut difokuskan pada Firebird versi 2.
Pada bulan April 2003, Yayasan Mozilla memutuskan mengganti nama web browser mereka dari ”Phoenix” menjadi ”Firebird”. Keputusan ini ditanggapi dengan serius oleh proyek Firebird Database dengan asumsi bahwa hal tersebut bisa membingungkan user karena dua produk berbeda menggunakan nama yang identik. Protes atas hal ini berlanjut hingga para pengembang Mozilla membuat satu pernyataan yang jelas bahwa nama Firebird dalam kenyataannya adalah ”Mozilla Firebird”. Pernyataan ini juga membuat memperjelas bahwa nama Mozilla Firebird merupakan sebuah ”codename” atas proyek web browser yang tengah dikerjakan oleh Mozilla. Pada tanggal 9 Februari 2004, Mozilla akhirnya mengganti kembali nama browser mereka sebagai Mozilla Firefox, Dengan demikian hal tersebut secara otomatis menghilangkan kebingungan para pengguna.
Firebird dan Interbase. Firebird (juga disebut FirebirdSQL) adalah sistem manajemen basisdata relasional yang menawarkan fitur-fitur yang terdapat dalam standar ANSI SQL-99 dan SQL-2003. RDBMS ini berjalan baik di Linux, Windows, maupun pada sejumlah platform Unix. Firebird ini diarahkan dan di-maintain oleh FirebirdSQL Foundation. Ia merupakan turunan dari Interbase versi open source milik Borland. Karena itulah Interbase dan Firebird sebenarnya mempunyai CORE yang sama karena awalnya sama” dikembangkan oleh Borland.
Namun dalam perkembangannya, Interbase yang komersial di-bundle oleh Borland menjadi Phoenix, sedangkan Firebird adalah interbase yang dikembangkan oleh komunitas Open Source, sehingga menjadikannya sebagai produk Database Server
yang FREE. Kalau dikaitkan dengan support, tentunya jelas beda karena produk komersial dan free. Dalam konsep teknik programmingnya, ada banyak yang sama, namun pengayaan Firebird lebih banyak dan menjadikannya lebih luwes, terutama dalam koneksi client-server (port) dan integritasnya. Modul-modul kode baru ditambahkan pada Firebird dan berlisensi di bawah Initial Developer’s Public License (IDPL), sementara modul-modul aslinya dirilis oleh Inprise berlisensi di bawah InterBase Public License 1.0. Kedua lisensi tersebut merupakan versi modifikasi dari Mozilla Public License 1.1.
Pengguna Firebird
Open source DBMS ini dimotori oleh para developer Interbase 6.x open-source. Jika pernah menggunakan produk-produk RDBMS, seperti Ms-SQL Server, Oracle, DB2, Informix, dan lain-lain, kita tidak akan kesulitan dalam mengenal Firebird. Mengapa Firebird? banyak orang menggunakan produk RDBMS yang sudah populer, dan harganya pun sangat mahal, sehingga banyak yang ingin belajar harus mencari versi ‘bajakan’ dari produk tersebut untuk bisa belajar. Alasannya sederhana, ingin belajar RDBMS berkelas enterprise tetapi tidak usah membayar.
Kalangan-kalangan seperti inilah yang seringkali memanfaatkan Firebird. Produk ini gratis dan berkelas enterprise. Selain itu Firebird juga digunakan para pelaku bisnis, mereka ingin solusi sistem informasi berskala besar (enterprise), namun mereka juga ingin menghindari harga yang sangat mahal dan biaya maintenance yang juga sangat mahal. Produk ini mampu bersaing dengan produk-produk berkelas seperti Ms-SQL Server atau Oracle sekalipun, dalam segala hal fitur, kecepatan, performa, apapun anda menamakannya, Firebird benar-benar bisa dibandingkan,dan yang lebih penting Firebird is totally Free.
Kalau memang Firebird Hebat, berkelas, dan gratis, mengapa Firebird kurang populer saat ini? jawabannya sederhana, Firebird mempunyai developer yang tangguh, support yang tangguh, tetapi Firebird tidak mempunyai marketing yang tangguh.
Kemampuan dan Kelebihan Firebird
Kita bisa melihat berbagai macam aktivitas dan kemampuan Firebird pada situs officialnya yang beralamat di www.firebirdsql.org. Banyak sekali fasilitas menarik yang ditawarkan oleh Firebird (ini bisa dibandingkan dengan fasilitas yang ditawarkan oleh MySQL). Firebird memiliki rata-rata fasilitas yang dimiliki oleh sebuah komersial database misalnya seperti stored procedure, trigger, sistem backup, replikasi dan tools sql yang lengkap. Firebird juga support dengan ANSI SQL yang berarti akan semakin memudahkan Anda dalam proses migrasi antar database platform.
Beberapa kemampuan dari open source DBMS ini antara lain: (1) Firebird support dengan transaksi layaknya pada database komersial lainnya. Sebuah transaksi bisa di-commit atau di-rollback dengan mudah. Bahkan Firebird support dengan savepoint pada suatu transaksi dan kita bisa melakukan rollback kembali ke savepoint yang kita tentukan tadi (ini mirip seperti fasilitas pada Oracle).(2) Firebird menggunakan sintaks standard untuk menciptakan suatu foreign key.(3) Firebird support row level locks, secara default Firebird menggunakan apa yang disebut dengan multi-version
concurrency system. Ini artinya bahwa semua session pada database akan melihat data yang lama sampai data yang baru sudah di-commit ke dalam database. Sebagai alternative untuk locking juga bisa digunakan perintah select… for update with lock.(4) Firebird support stored procedure dan triggers dengan bahasa yang standard sehingga tidak akan membingungkan bagi Anda yang ingin belajar. Triggers pada Firebird mirip seperti yang dijumpai dalam Oracle yaitu menggunakan before atau after insert, update atau delete. Ini berbeda dengan sistem trigger pada Sybase atau MS SQL Server yang menggunakan tabel virtual inserted dan deleted.(5) Firebird bisa melakukan replikasi, solusi untuk replikasi kebanyakan dibuat oleh pihak ketiga, tetapi sebenarnya teknik replikasi ini seperti konsep trigger yang selalu memonitor adanya operasi insert, update atau delete ke dalam database. (6) Firebird support dengan multiple data file, ya, Firebird bisa menggunakan lebih dari satu file sebagai single logic database. Ini sangat berguna bagi para DBA (Database Administrator) untuk mengadministrasi database. (7) Software untuk mengadministrasi mudah didapat karena banyak sekali software untuk mengadministrasi database Firebird, misalnya saja EMS IB Manager, IBConsole, isql, FBManager, Marathon dan banyak lagi yang lainnya. Aplikasi tersebut ada yang komersial atau bahkan ada yang open source. (8) Library connection untuk Firebird yang sudah tersedia ada banyak, ada driver untuk ODBC, JDBC bahkan .NET database provider. Bahkan dari PHP juga sudah disediakan library untuk koneksi ke database Firebird ini. (9) Banyaknya fasilitas support dan maintenance karena banyaknya komunitas Firebird. Di Indonesia sendiri komunitas yang sering menggunakan Firebird biasanya adalah programmer Delphi. Kalau di luar negeri sudah sangat banyak sekali komunitasnya, mulai dari komunitas developer, Firebird architect, Firebird test dan lain sebagainya. Anda bisa mencarinya di Yahoo! Groups  www.yahoogroups.com) dengan kata kunci Firebird.
4. Microsoft SQL server 2000
Microsoft SQL Server 2000 adalah perangkat lunak relational database management system (RDBMS) yang didesain untuk melakukan proses manipulasi database berukuran besar dengan berbagai fasilitas. Microsoft SQL Server 2000 merupakan produk andalan Microsoft untuk database server. Kemampuannya dalam manajemen data dan kemudahan dalam pengoperasiannya membuat RDBMS ini menjadi pilihan para database administrator.
DBMS merupakan suatu system perangkat lunak untuk memungkinkan user (pengguna) untuk membuat, memelihara, mengontrol, dan mengakses database secara praktis dan efisien. Dengan DBMS, user akan lebih mudah mengontrol dan mamanipulasi data yang ada. Sedangkan RDBMS atau Relationship Database Management System merupakan salah satu jenis DBMS yang mendukung adanya relationship atau hubungan antar table. RDBMS (Relational Database Management System) adalah perangkat lunak untuk membuat dan mengelola database, sering juga disebut sebagai database engine. Istilah RDBMS, database server-software, dan database engine mengacu ke hal yang sama; sedangkan RDBMS bukanlah database. Beberapa contoh dari RDBMS diantaranya Oracle, Ms SQL Server, MySQL, DB2, Ms Access.
5.    Visual Foxpro 6.0
Pada tahun 1984, Fox Software memperkenalkan FoxBase untuk menyaingi dBase II Ashton-Tate. Pada saat itu FoxBase hanyalah perangkat lunak kecil yang berisi bahasa pemrograman dan mesin pengolah data. FoxPro memperkenalkan GUI (Graphical Unit  Interface) pada tahun  1989.  FoxPro  berkembang menjadi Visul FoxPro pada tahun 1995. kemampuan pemrogrman prosural tetap dipertahankan dan dilengkapi dengan pemrograman berorietasi objek. Visual FoxPro  6.0 dilengkapi dengan kemampuan untuk berinteraksi dengan  produk desktop dan client/server lain dan juga dapat membangun aplikasi yang berbasis Web. Dengan adanya Visual Studio,  FoxPro  menjadi  anggotanya.  Sasaran  utama  Visual  Studio  adalah menyediakan alat bantu pemrogrman dan database untuk mengembangka perangkat lunak yang memenuhi tuntutan zaman.
Model data yang digunakan Visual FoxPro yaitu model relasional. Model Relasional merupakan model yang paling sederhana sehingga mudah di pahami oleh pengguna,  serta  merupakan  paling  popular  saat  ini.  Model  ini  menggunakan sekumpulan table berdimensi dua (yang disebut relasi atau table), dengan masing-masing relasi tersusun atas tupel atau   baris dan atribut. Relasi dirancang sedemikian rupa sehingga dapat menghilangkan kemubajiran data dan mengunakan kunci tamu untuk berhubungan dengan relasi lain.
6.      Database Desktop Paradox
Database desktop merupakan suatu program “Add-Ins”, yaitu program terpisah yang langsung terdapat pada Borland Delphi. Pada database desktop terdapat beberapa DBMS yang terintegrasi di dalamnya antara lain Paradox 7, Paradox 4, Visual dBase, Foxpro, Ms. SQL, Oracle, Ms. Acces, db2 dan interbase. Dari beberapa DBMS tersebut kita akan memilih salah satu yaitu Paradox yang akan dibahas lebih lanjut, khususnya Paradox 7. Dalam Paradox 7 ini, pada 1 file database hanya mengizinkan 1 tabel, berbeda dengan DBMS lain yang mengizinkan beberapa tabel pada 1 file database seperti pada Ms. Acces.
Struktur field pada Paradox 7 :
1.    Field Name
Field Name merupakan nama pengenal kolom pada suatu tabel. Terdapat beberapa aturan dalam penulisan field name antara lain :
  • Panjang maksimum 25 karakter
  • Tidak boleh diawai dengan spasi tapi boleh mengandung spasi
  • Unik, artinya tidak ada nama kolom yang sama
  • Tidak boleh menggunakan tanda koma (,), tanda pipe (|), dan tanda seru (!)
• Hindari kata-kata yang merupakan perintah SQL
2.   Type
Digunakan untuk menetukan tipe data yang dapat ditampung dalam field. Macam-macam tipe data yang sering dipakai dalam Paradox adalah sebagai berikut :
3. SizeMerupakan ukuran dari panjang data yang diizinkan untuk suatu field.
4. Key
Dapat berupa primary key sebagai key yang membedakan untuk setiap baris kolom. Syarat untuk primary key adalah unik, artinya tidaka boleh ada data yang memiliki primary key yang sama.